Jumat, 24 Oktober 2008

DIWALI aka DEEPAVALI


Diwali or Deepavali adalah salah satu hari besar untuk kaum Hindhu (kecuali orang Bali), Sikh dan Jain di seluruh dunia. Biasa disebut juga 'Festival of Light' - Hari raya cahaya.

Diwali adalah plesetan atau bahasa gaul dari Deepavali (bhs sansekerta) yang berarti Deretan lampu tanah liat (Deepa = lampu / cahaya kebenaran, Avali = deretan). Beberapa cerita di balik perayaan Diwali (pake bahasa gaul aja ya) antara lain adalah hari kemenangan Rama atas Rahvana dan kembali ke Ayodhya (india Utara) serta kemenangan Krishna atas Narakasura (India Selatan).

Dibalik semua itu, baik India bagian Utara maupun Selatan merayakan Diwali pada saat panen raya terakhir sebelum musim dingin. Saat Diwali, pemujaan dilakukan kepada Dewi Lakshmi (dewi keberuntungan) sebagai tanda terima kasih atas semua kemurahannya, dan berharap akan keberuntungan yang baik pada tahun berikutnya.

Diwali dirayakan pada bulan baru (hari pertama) di bulan Karthika (biasanya antara bulan October dan November). Pada malam hari seluruh rumah akan dihiasi dengan diya (deepa) yaitu lampu kecil terbuat dari tanah liat diisi dengan minyak kelapa dan diberi sumbu. Diya akan dinyalakan selama tiga malam, namun biasanya pada malam pertama akan sangat semarak. Kemeriahan dirayakan oleh anak-anak dengan bermain kembang api.

Di pagi hari tanggal pertama di bulan Karthika, semua akan bangun pagi, mandi dan memakai baju barunya (seperti perayaan Lebaran di sini). Akan dilakukan sembahyang (pooja) kepada Dewi Lakshmi dan Lord Ganesha. Doa juga akan dihantarkan kepada yang telah tiada dengan cara memberikan rangkaian bunga pada photo mereka. Ada juga yang akan ke temple (kuil / mandir) untuk sembahyang.

Setelah itu rutinitas dilakukan.... yaitu meminta restu pada orang tua dan sarapan bersama. Biasanya banyak makanan yang manis disediakan (melambangkan suka cita) walaupun tidak sedikit makanan yang dilocalized juga (di rumah sayan suka ada longtong opor juga hehehehe). Ada acara bagi-bagi uang untuk anak-anak dan para fakir miskin atau bertandang ke rumah kerabat.

Itulah Diwali...... Kalo di rumah sih selain lontong opor, mama juga menyediakan kue ala Indoensia mulai dari Nastar, cheese stick, dan kacang bawang (sewatu saya kecil mama suka membuatnya sendiri, kalo sekarang lebih sering beli). Nah untuk tahun ini Diwali jatuh pada tanggal 28 October. Semoga cahaya Diwali selalu menerangi jalan kita semua....... amin



1 komentar:

cipu mengatakan...

Sekarang udah deket tanggal 28, asyiiiik. bisa ikut ngerayain Diwali nggak, biar bisa main kembang api sekalian icip icip opor, kikikik.